September 22, 2015
April 6, 2015
Aku melihat....
Aku memilih sudut ini
terasa nyaman untuk mataku
pencahayaannya natural
view yang luas tak terkesan batas
apa aku mencari "aman"?
hhhhmmmm mungkin beberapa bilang tak aman
tapi aku berbaring di padang hijau
di bawah ranting Akasia yang menari
biarkan sejenak kunikmati...
nanti Gembalaku melindungi dan mencari...
#pranayama#
(C) mahendraswari2015
January 22, 2014
Bukan Bukti
Itu sebabnya aku yakin aku dicintai....
Itu pula sebabnya aku tak perlu pembuktian
Tak perlu kudengar pernyataan
Tak perlu kuterima perlakuan
Tak perlu juga kutangkap visual dan lisan
Aku bukan bocah emosi yang ingin menggenggam udara....
Nyatanya aku telah menyatu dengan udara
memenuhi rongga dadaku, menghidupkan hidupku....
Demikian juga dengan cinta...
Kehausan akan pembuktian akan membutakan
Menyeret dalam lingkaran ego, frustasi, lalu alam ilusi
Cinta seperti iman...
Percaya tanpa melihat, mendengar, atau pembuktian...
Tapi disitu ada keyakinan tertinggi dan terpuncak... bahwa...
Kamu dan Aku..... merasakannya.....
November 8, 2013
Cermin
Seperti cermin....
Pikiranmu dan pikiranku..
Rasamu dan rasaku....
Seperti jiwa dibelah dua....
Apa belahan jiwa?....
Hhhmmmm... tidak cocok
Bukan itu sebutannya...
Bukan terbelah
Waktu yang menunjukkan
Ada atau tidak,
Jauh atau dekat,
Diam atau bicara,
Pura-pura atau mengakui
Kamu tetap didalam aku
Aku tetap didalam kamu
Kadang cermin itu buram
Tertutup kekhawatiran dan ketakutan
Karna kamu melihat aku yang seperti kamu
Atau sebaliknya....
Itulah aku bagimu, kamu bagiku
Aku tak pernah tak ada...
Hanya kamu mengaburkannya
Atau sebaliknya....
Aku sudah mulai terbiasa kamu ada
Waktu terus membuktikannya
Memaksaku pada akhirnya untuk mengakuinya
Karena kita satu jiwa, dua raga, dua karma
ada satu cara jika kita rindu menyatukannya
nyalakan dupa
bawalah aku ke dalam doa....
August 26, 2013
Equanimity
equanimity...
means tenang... seimbang...
Keseimbangan batin artinya pikiran yang tenang seimbang
Tenang seimbang adalah ketika pikiran tidak dikuasai nafsu keinginan
ataupun nafsu kebencian
Tenang seimbang adalah
tidak menginginkan perasaan yang tidak menyenangkan untuk segera berakhir
dan tidak menginginkan perasaan yang menyenangkan untuk terus berlangsung
wayang yang manut, legowo, pasrah pada Sang Dalang
sekalipun diberi kemampuan membantah, protes, ora trimo
sekali lagi... iku kabeh mung pilihan
aku memperjuangkan equanimity
dalam keheningan
Namaste'
Subscribe to:
Posts (Atom)




