June 9, 2016

Pernah Kehilangan

Aku pernah kehilanganmu kala itu...
kesedihan tak bisa kuhindari,
dukaku tak kubagi,
sekalipun pada ibu Bumi... 
pada ayah Angkasa.

Bagai daun kering,
gersang dan terbang terbawa angin,
jiwaku pernah layu dan menyerah.

Kemana sang Bayu menerbangkanku... kuikuti dengan pasrah hati.
Ditemukannya aku pada ruang aman 'tuk curahkan asmara.
Ditemukannya aku pada semesta yang aku bebas melukis rindu.
Emosiku, cintaku, rinduku, benciku, kesalku, dan segala tentang aku
menemukan pelukan hangat dalam ketulusan...

Sungguh aku sudah kehilangan kamu,
tapi dengan kehilangan kamu...
aku diantarkan padaNya
aku menemukan Tuhanmu...yang paling kau puja
aku mencurahkan rasa padaNya tuk menggantikan tempatmu
lalu aku jatuh cinta... 
dan selalu jatuh cinta padaNya

sekalipun kau kembali,
aku rela kehilangan kamu lagi...
asalkan itu mendekatkan aku denganNya
dengan Dia
yang selalu menerimaku apa adanya...

 
*imfallinginlovewithmyGreatestGodISHWW
(c)mahendraswari 09062016













 

April 6, 2015

Aku melihat....


Aku memilih sudut ini
terasa nyaman untuk mataku
pencahayaannya natural
view yang luas tak terkesan batas

apa aku mencari "aman"?
hhhhmmmm mungkin beberapa bilang tak aman
tapi aku berbaring di padang hijau
di bawah ranting Akasia yang menari

biarkan sejenak kunikmati...
nanti Gembalaku melindungi dan mencari...
#pranayama#


(C) mahendraswari2015

January 22, 2014

Bukan Bukti

Aku yakin aku cinta....
Itu sebabnya aku yakin aku dicintai....

Itu pula sebabnya aku tak perlu pembuktian
Tak perlu kudengar pernyataan
Tak perlu kuterima perlakuan
Tak perlu juga kutangkap visual dan lisan

Aku bukan bocah emosi yang ingin menggenggam udara....
Nyatanya aku telah menyatu dengan udara
memenuhi rongga dadaku, menghidupkan hidupku....

Demikian juga dengan cinta...
Kehausan akan pembuktian akan membutakan
Menyeret dalam lingkaran ego, frustasi, lalu alam ilusi

Cinta seperti iman...
Percaya tanpa melihat, mendengar, atau pembuktian...
Tapi disitu ada keyakinan tertinggi dan terpuncak... bahwa...
Kamu dan Aku..... merasakannya.....






November 8, 2013

Cermin

Seperti cermin....
Pikiranmu dan pikiranku..
Rasamu dan rasaku....

Seperti jiwa dibelah dua....
Apa belahan jiwa?.... 

Hhhmmmm... tidak cocok
Bukan itu sebutannya... 
Bukan terbelah

Waktu yang menunjukkan
Ada atau tidak, 
Jauh atau dekat,
Diam atau bicara,
Pura-pura atau mengakui
Kamu tetap didalam aku
Aku tetap didalam kamu

Kadang cermin itu buram
Tertutup kekhawatiran dan ketakutan
Karna kamu melihat aku yang seperti kamu
Atau sebaliknya....

Itulah aku bagimu, kamu bagiku

Aku tak pernah tak ada...
Hanya kamu mengaburkannya
Atau sebaliknya....

Aku sudah mulai terbiasa kamu ada
Waktu terus membuktikannya
Memaksaku pada akhirnya untuk mengakuinya

Karena kita satu jiwa, dua raga, dua karma
ada satu cara jika kita rindu menyatukannya
nyalakan dupa
bawalah aku ke dalam doa....