March 21, 2016

EGO

aku benci diriku
karna aku bukan tuhan

aku tak bisa kendalikan keadaan
seperti mauku
seperti inginku
seperti isi kepalaku
seperti isi hatiku
seperti EGOku




lalu aku dapat celaka
lalu aku dapat malu
lalu aku dapat derita
lalu aku patah hati

aku terlempar keluar lingkaran
seperti ada... tapi tak ada
aku jatuh terjebak

BUKAN

aku menjatuhkan diri 
lalu menjebakkan diri

karena aku pengecut
aku malas keluar
aku sembunyi di lubang temaram
dan mendapatkan kenyamanan

karena aku penakut
karena aku pecundang
yang tak bisa langsung meneruskan perlombaan

aku tau aku bisa mengejar
cukup dengan membuat satu langkah keluar

tapi kubiarkan...

huufftttt.... 
aku tau tak pernah ada kata terlambat
aku hanya perlu satu pecutan
dan EGO ku perlu pertolongan




April 6, 2015

Aku melihat....


Aku memilih sudut ini
terasa nyaman untuk mataku
pencahayaannya natural
view yang luas tak terkesan batas

apa aku mencari "aman"?
hhhhmmmm mungkin beberapa bilang tak aman
tapi aku berbaring di padang hijau
di bawah ranting Akasia yang menari

biarkan sejenak kunikmati...
nanti Gembalaku melindungi dan mencari...
#pranayama#


(C) mahendraswari2015

January 22, 2014

Bukan Bukti

Aku yakin aku cinta....
Itu sebabnya aku yakin aku dicintai....

Itu pula sebabnya aku tak perlu pembuktian
Tak perlu kudengar pernyataan
Tak perlu kuterima perlakuan
Tak perlu juga kutangkap visual dan lisan

Aku bukan bocah emosi yang ingin menggenggam udara....
Nyatanya aku telah menyatu dengan udara
memenuhi rongga dadaku, menghidupkan hidupku....

Demikian juga dengan cinta...
Kehausan akan pembuktian akan membutakan
Menyeret dalam lingkaran ego, frustasi, lalu alam ilusi

Cinta seperti iman...
Percaya tanpa melihat, mendengar, atau pembuktian...
Tapi disitu ada keyakinan tertinggi dan terpuncak... bahwa...
Kamu dan Aku..... merasakannya.....






November 8, 2013

Cermin

Seperti cermin....
Pikiranmu dan pikiranku..
Rasamu dan rasaku....

Seperti jiwa dibelah dua....
Apa belahan jiwa?.... 

Hhhmmmm... tidak cocok
Bukan itu sebutannya... 
Bukan terbelah

Waktu yang menunjukkan
Ada atau tidak, 
Jauh atau dekat,
Diam atau bicara,
Pura-pura atau mengakui
Kamu tetap didalam aku
Aku tetap didalam kamu

Kadang cermin itu buram
Tertutup kekhawatiran dan ketakutan
Karna kamu melihat aku yang seperti kamu
Atau sebaliknya....

Itulah aku bagimu, kamu bagiku

Aku tak pernah tak ada...
Hanya kamu mengaburkannya
Atau sebaliknya....

Aku sudah mulai terbiasa kamu ada
Waktu terus membuktikannya
Memaksaku pada akhirnya untuk mengakuinya

Karena kita satu jiwa, dua raga, dua karma
ada satu cara jika kita rindu menyatukannya
nyalakan dupa
bawalah aku ke dalam doa....